Ilmuwan-Ilmuwan Islam yang Mengubah Peradaban Dunia

Berikut ini disebutkan beberapa Ilmuan Muslim garda depan yang telah berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan moderen saat ini. Anda akan dibuat berdecak kagum saat mendapati bahwa mereka tidak hanya menguasai satu disiplin keilmuan saja, tapi banyak.

Ilmuwan Islam

Ilmuwan Islam Al-Zahrawi ( 325 - 404 H )
Ilmuan yang terkenal sebagai seorang ahli bedah masyhur pada masanya baik di dunia islam maupun kalangan barat. Beliau lahir dan meninggal di Andalusia. Karya-karyanya diterjemahkan kebahasa latin dan berbagai bahasa lainnya. Karya yang paling terkenal adalah Al-Tasrif, yaitu buku yang berisi praktik kedokteran setebal 30 Jilid.

Ilmuwan Islam Ibnu Sina ( 370 - 428 H )
Lahir di dekat Bukhara dan meninggal di Hamadan, Iran. Beliau merupakan seorang Filsuf terkenal, namun selain mendalami ilmu Filsuf, beliau juga seorang dokter, ahli kimia, pakar matematika, dan sastrawan. Karya termasyhurnya berjudul al-Qunun fi al-Thibb. Telah diterjemahkan ke sejumlah bahasa dan menjadi kitab medis paling fenomenal pada Abad pertengahan. Fotonya dipajang di banyak gereja di Eropa dan masi menghiasi aula-aula fakultas kedokteran di Universitas Paris.

Ilmuwan Islam Tsabit Ibn Qarrah ( 220 - 285 H )
Dikenal sebagai ahli Matematika dari arab. Lahir di Haran ( Turki ) dan meninggal di Bagdad. Beliau juga seorang Filsuf, Dokter, dan Ahli Geografi. Peletak batu pertama bagi ilmu perhitungan diferensial dan integral. Memiliki karya di semua disiplin keilmuan klasik.

Ilmuwan Islam Najmuddin al-Mishri ( Abad 7 M )
Seorang ilmuan yang berasal dari Kairo, Mesir. Beliau pernah belajar di Universitas Al-Azhar. Beliau adalah seorang pakar di bidang astronomi dan mengkaji penentuan waktu. Di perpustakaan Oxford, Inggris, tersimpan manuskrip berbahasa Arab milik Najmuddin yang berisi jadwal perbintangan dan berjumlah lebih dari setengah juta nilai perhitungan yang akurat.

Ilmuwan Ibnu al-Nafis ( 607 - 687 H )
Penemu sistem peredaran darah kecil yang dijadikan pijakan bagi Harvey asal Inggris untuk menemukan sistem peredaran darah besar, selang tiga abad setelah kematian Ibnu al-Nafis. Ilmuan yang lahir di Damaskus ini juga seorang Dokter, Filsuf dan ahli Fiqih. Beliau meninggal di Kairo, Mesir.

Ilmuwan Hasan Ibn al-Haytsam ( 354 - 430 H )
Beliau lahir di Bashrah dan meninggal di Kairo. Beliau adalah pakar optik, ahli matematika, dan ahli astronomi. Mempunyai lebih dari 2000 karya tulis.

Ilmuwan Al-Jahizh ( 164 - 255 H )
Seorang sastrawan yang lahir dan meninggal di Bashrah. Selain seorang sastrawan, beliau juga adalah seorang ilmuwan yang andal. Mempunyai lebih dari 350 karya tulis di berbagai bidang keilmuan. Karya paling masyhurnya adalah Kitab al-Hayawan wa al-Bukhala'.

Ilmuwan Jamsyid ( Abad 9 H )
Orang yang pertama memasukkan angka desimal dalam perhitungan. Beliau hidup di Iran. Beliau juga adalah seorang Ahli di bidang Astronomi, ahli Matematikan dan mengamati gerhanda matahari.

Ilmuwan Al-Khawarizmi ( 164 - 232 H )
Matematikawan yang terkenal hingga saat ini. Namanya masih banyak ditulis dalam buku matematika. Beliau lahir di Khawarizmi dan meninggal di Irak. Beliau adalah orang pertama yang menyusun ilmu perhitungan dan penemu angka "nol" (0). Di barat disebut "Matematikawan besar". Selain ahli dalam bidang matematika, beliau juga ahli di bidang astronomi.

Ilmuwan Al-Damiri ( 748 - 808 )
Ilmuan yang lahir di desa Damirah, Mesir, dan pernah belajar di Al-Azhar, lalu menjadi pengajar disana. Beliau adalah ahli biologi, sastrawan, dan penulis Hayat al-Hayawan al-Kubra, buku yang dianggap menggabungkan antara ilmu, sastra, sejarah, dan fiqih.

Ilmuwan Al-Razi ( 251 - 313 H )
Salah satu ilmuan muslim yang menguasai berbagai bidang ilmu sekaligus. Beliau lahir dan meninggal di kota Rayy, dekat Teheran, Iran. Dikatakan, "Kedokteran itu mati sampai Galen menghidupkannya, kedokteran tercerai-berai sampai al-Razi menyatukannya, dan kedokteran tak lengkap sampai Ibnu Sina menyempurnakannya." Karya al-Razi mencapai 224 kitab. Selain seorang dokter, beliau juga seorang Filsuf, apoteker, ahli kimia, matematikawan, dan musisi.

Ilmuwan Ibnu Rusyd ( 519 - 595 H )
Lahir di Cordoba, Spanyol dan meninggal di Marakesh, Maroko. Seorang yang memiliki keahlian Filsafat. Beliau adalah seorang filsuf, ahli astronomi, dokter, komentator buku-buku Aristoteles, dan memiliki posisi terhormat di kalangan penguasa Andalusia. Tapi, karena sebab-sebab tertentu, ia dipenjara beberapa kali, kitab-kitabnya dilarang dan dibakar.

Ilmuwan Al-Syarif al-Idrisi ( 494 - 562 H )
Al-Syarif adalah seorang ilmuan asal Maroko karena beliau lahir dan meninggal disana. Beliau adalah ahli geografi dan penulis Nuzhah al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq. Ahli tumbuh-tumbuhan dan juga penulis al-Jami' li Shifat Asytat al-Nabat.

Ilmuwan Al-Battani ( Abad 3 H )
Beliau adalah orang yang pertama kali menggunakan Sinus dan Kosinus dalam perhitungan Trigonometri. Lahir di Haran dan meninggal di Irak. Seorang yang ahli astronomi dan digelari Ptolomeus Arab. Ia menentukan sicara akurat panjangnya tahun dan musim.

Ilmuwan Al-Buzajani ( 329 - 388 H )
Ilmuan yang lahir di Buzajan, Iran, adalah orang pertama menetapkan rumus tangen, juga secan dan cosecan. Sumbangsihnya bagi teori trigonometri tak terbantahkan lagi. Beliau juga ahli matematika dan astronomi. Beliau meninggal di Baqdad, Iraq.

Ilmuwan Ibnu Bathutah ( 704 - 779 H )
Seorang pengembaran dan ahli geografi. Beliau lahir di Tangier ( Maroko ) dan meninggal di Marakesh. Perjalanannya mengelilingi dunia mencapai 120 ribu kilometer selama 38 tahun.

Ilmuwan Al-Biruni ( 362 - 443 H )
Menguasai banyak bidang ilmu, beliau adalah seorang filsuf, sejarawan, dokter, ahli kimia, pakar matematika, dan astronomi. Karyanya mencapai 108 buah kitab. Beliau lahir di Khawarizm dan meninggal di Iraq.

Ilmuwan Ibnu al-Baythar ( 594 - 647 H )
Pakar ilmu tumbuh-tumbuhan, rumput obat, dan farmasi. Beliau lahir di Andalusia dan meninggal di Damaskus.

Ilmuwan Jabir Ibn Hayan ( 103 - 210 H )
Filsuf dan ahli kimia. Konon dinamakan Jabir karena ia mendamaikan antara tradisi kuno dan ilmu modern. Ia guru besar ahli kimia Arab. Menulis 190 buku.

Ilmuwan Al-Khazin ( Abad 6 M )
Berasal dari Byzantium. Pakar matematika, ahli astronomi, fisikawan, dan mekanik. Ia menciptakan alat pengukur berat badan di udara dan air. Perhitungan dan pengukurannya akurat dan tepat.

Daftar Pustaka : A. Ibrahim, Qasim dan A. Saleh, Muhammad.2014.Buku Pintar Sejarah Islam.Jl.Kemang Timur Raya:Zaman

Perhatian !!! Setelah membaca artikel ini diharapkan pembaca agar tidak menjadikan artikel ini sebagai rujukan yang paling benar, carilah artikel lain yang bisa mendukung/menambah hal-hal yang belum tercantun/dituliskan dalam artikel ini. Terimakasih. Jika ada pendapat atau komentar, silahkan masukkan komentar anda di kolom komentar di bawah.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berikan komentar yang mendidik dan membangun
- Kami harapkan saran dan kritikan yang baik untuk menambah kualitas artikel
- Berikan komentar yang sopan tidang mengandung unsur Porno dan SARA
- Jangan meninggalkan Link Aktif

Terimakasih atas Kepercayaannya