Showing posts with label TimurTengah. Show all posts
Showing posts with label TimurTengah. Show all posts

Di Balik Kemegahan Dubai

Kemegahan Dubai

Dubai merupakan negara yang banyak menarik perhatian masyarakat dunia,termasuk di Indonesia. Negara tersebut semakin eksis dengan gedung-gedung megah dan kendaraan-kendaraan mewah.Salah satu sumber kekayaan Dubai berasal dari minyak bumi yang ditemukan sekitar tahun 60-an. Halini sangat membantu perkembangan ekonomi Dubai. 

Dubai dipimpin oleh Syekh Rasyid bin Saeed Al-Maktoum. Iamelihat Dubai tidakbisaterus-menerusbergantungpadaminyakbumi, harusadaalternatiflain yaitu mengeruk muara sungai. Kapal-kapal besar bisa melintasinyadanakanikutmembantumempercepatrodaperekonomian Dubai. Selain itu, dibangun juga infrasturktur pendukunglainnya seperti jalan, perumahan, sekolah dan lain-lain.Hasil yang diperoleh sangat luar biasa hanya dalam beberapa tahun Dubai telah mendatangkan lebih banyak kapal dari luar dibanding dengan Singapura.Investor asingjugasemakin banyak masuk ke Dubai dengan tujuan ingin memperoleh keuntungandarilajuperekonomianDubai. 

Dubai merupakan ke-emir-an yang paling populer diantara enam Emirat yang lain di Uni Emirat Arab.Hal tersebut dikarenakan Dubai didesain sangat mewah.Terdapat proyek prestisius, seperti pengerukan sungai Dubai Creek, reklamasi pantai dengan membuat pulau-pulau baru, kemudian dijadikan properti yang bisa disewa oleh orang asing.Selainitu, pendirian gedung tertinggi di dunia yaitu Burj Khalifa, semakin memantapkan kemewahan Dubai.Tidak lupa hotel dengan interior berlapis emas Burj Al Arabdan pusat perbelanjaan besar. Kebebasan cukainya membuat Dubai semakin banyak menarik pengunjung dari luar negeri. 

Dibalik kemegahan Dubai, terdapat sisi lain yang memprihatinkan berupa area kumuh dan para pekerja miskin yang tinggal di daerah tertentu. Sulit dipercaya tentang kejadian tersebut. Namun itulah fakta yang terjadi. Sebuah fakta mengejutkan, daerah tersebut sangat jarang terekspos. 

Seperti yang diberitakan DetikTravel.com yang dilansir dari BBC mengabarkan tentang keadaan masyarakat miskin di Dubai. Banyak imigran dari luar Uni Emirat Arab seperti China, Bangladesh, Pakistan, dan India yang datang untuk bekerja, misalnya menjadi buruh bangunan. Mereka dijanjikan tempat tinggal yang layak dan makanan gratis, beserta gaji yang lumayan mungkin bisa ditabung dan dikirim untuk keluarga di negara asal. Ternyata, para pekerja imigran kebanyakan ditempatkan di kompleks kumuh yang tersembunyi dari mata wisatawan. Lokasi area kumuh tidak mudah untuk bisa dikunjungi, apalagi bagi para turis mancanegara. Gaji yang didapat juga tidak sesuai dengan perjanjian awal oleh agensi tenaga kerja. Kehidupan disana bisa dibilang kurang layak, kontras kehidupan glamor Dubai yang sering terlihat di TV. 

Dikutip dari Daily mail, salah seorang fotografer asal Iran, Farhad Berahman, mencoba untuk mengungkapkan sisi lain Dubai yang kumuh, panas, dan padat di mana tempat ini dijauhkan dari kemewahan Dubai. Tempat ini juga cukup jauh dari pusat kota, karena dikhususkan bagi mereka yang mencari pekerjaan kasar sebagai buruh bangunan dan lainnya. Kota bernama Sonapur, berisi setidaknya 150.000 pekerja atau buruh, yang kebanyakan dari India, Pakistan, Bangladesh, dan Tiongkok. 

Farhad menjelaskan bagaimana mereka hidup pas-pasan, dengan gaji yang sangat murah untuk ukuran Dubai yang begitu gemerlap dengan kemewahannya. Mereka juga bekerja lebih lama dan yang lebih memprihatinkan lagi, kota ini tidak terdapat di dalam peta Dubai. 

Farhad Berahman berharap kepada masyarakat akan tergerak dan membantu memperjuangkan hak asasi para buruh yang disembunyikan dari kemegahan di Dubai. "Saya pikir memperlakukan manusia begitu kejam adalah Hak Asasi Manusia dan ternyata masih ada di sekitar kita," katanya. "Aku tidak bisa memberitahu siapa pun apa yang harus dipikirkan dari gambar, tapi saya percaya mereka berbicara dari mereka sendiri.

Kemegahan Dubai

Jazirah Arab, Negara Arab dan Timur Tengah

Banyak anggapan bahwa Jazirah Arab, Negara-Negara Arab dan Timur Tengah mencakup wilayah yang sama. Padahal, istilah-istilah tersebut sebenarnya memiliki perbedaan dari segi cakupan wilayah, budaya/bahasa dan politik. Jazirah Arab digunakan untuk menggambarkan wilayah yang berada pada persimpangan wilayah Afrika dan Asia. Negara-negara Arab merujuk pada negara berbahasa arab yang wilayahnya terbentang dari samudera atlantik di barat hingga laut arab di timur, dan dari laut tengah di utara hingga tanduk afrika dan samudera hindia di tenggara. Sedangkan istilah Timur Tengah digunakan pada wilayah politis yang mencakup Afrika utara dan Asia bagian barat.

Agar lebih jelasnya, Jazirah Arab adalah sebuah semenanjung besar yang berada di Asia Barat Daya yaitu persimpangan antara Afrika dan Asia. Jazirah Arab terbagi menjadi beberapa negara berikut :
  • Arab Saudi
  • Kuwait
  • Yaman
  • Oman
  • Uni Emirat Arab
  • Qatar 
  • Bahrain
Jazirah Arab


Negara-Negara Arab adalah negara-negara Jazirah Arab ditambah sebagian wilayah Afrika Utara dan Asia yaitu Irak. Berikut yang termasuk dalam wilayah Negara-negara Arab :
  • Al Jazair 
  • Bahrain
  • Komoro
  • Djiboti
  • Mesir
  • Irak
  • Yordania
  • Lebanon
  • Libya
  • Mauritania
  • Maroko
  • Oman
  • Palestina
  • Somalia 
  • Sudan
  • Suriah
  • Tunisia
Negara Arab


Timur Tengah adalah istilah yang digunakan oleh penjajah Eropa dan kemudian mengalami perubahan ketika perang dunia II dan didefinisikan kembali oleh komandan militer inggris. Timur Tengah mencakup wilayah Negara-negara Arab di tambah tiga negara berikut :
  • Iran
  • Pakistan
  • Turki
Timur Tengah

Dapat kita simpulkan bahwa Jazirah Arab, Negara Arab, dan Timur Tengah tentunya memiliki cakupan wilayah yang berbeda. Dimana Jazirah Arab hanya mencakup wilayah antara Afrika dan Asia, sedangkan Negara Arab dan Timur Tengah memiliki cakupan yang lebih luas. Perbedaan antara Negara Arab dan Timur Tengah yaitu Negara Arab mencakup negara-negara berbahasa arab sedangkan Timur Tengah lebih luas, yaitu mengambil negara Iran, Pakistan, dan Turki. 

Perhatian !!! Setelah membaca artikel ini diharapkan pembaca agar tidak menjadikan artikel ini sebagai rujukan yang paling benar, carilah artikel lain yang bisa mendukung/menambah hal-hal yang belum tercantun/dituliskan dalam artikel ini. Terimakasih. Jika ada pendapat atau komentar, silahkan masukkan komentar anda di kolom komentar di bawah.

Khalifah Islam Dari Masa ke Masa

Nama Khalifah Islam

Setelah wafatnya Rasulullah SAW. Kepemimpinan untuk kaum muslimin kemudian diserahkan kepada Abu Bakar Al-Shiddiq, yang kemudian diberi gelar sebagai Amirul Mukminin atau Khalifah.

Khalifah berperan sebagai pemimpin umat untuk mengurusi negara dan agama. Khalifah di pilih melalui warisan ataupun dengan melakukan musyawarah yang dilakukan oleh majelis Syura' yakni para ahli ilmu ( terutama keagamaan ) dan mengerti permasalahan umat. Sedangkan mekanisme pengangkatannya yaitu dengan cara baiat atau melakukan perjanjian setia antara Khalifah dan Umat.

Khalifah memimpin sebuah Khilafah, yaitu sebuah sistem kepemimpinan umat, dengan menggunakan Islam sebagai Ideologi serta undang-undangnya mengacu kepada Al-Quran, Hadist, Ijma dan Qiyas.

Khalifah sendiri berdiri ketika diangkatnya Abu Baqar Al-Syiddiq sebagai pemimpin hingga runtuh pada masa Dinasti Turki Ustmani pada 3 Maret 1924.

Masa Kekhalifahan merupakan masa keemasan umat Islam yang telah menciptakan peradaban luar biasa dalam berbagai bidang seperti Sains, Teknologi, Kebudayaan, Politik, Ekonomi, dan lain sebagainya.

Berikut ini daftar Nama Khalifah yang telah dibagi menjadi 4 masa yaitu masa Khalafaur Rasyidin, masa Dinasti Umayyah, masa Dinasti Abbasiyah, dan masa Dinasti Ustmani :

Khulafa'ur Rasyidin
Kita telah melihat bagaimana para pecinta masjid, ahli ibadah, penghafal, Al-Quran atau bahkan para pemilik kekayaan tidak hanya puas atas kemerdekaan negeri-negeri mereka, kemulian suku-suku, dan kebebasan bangsa-bangsa mereka. Mereka terus mengalir di bumi dan menyebar di setiap penjuru negeri sebagai penakluk dan pendidik. Mereka mebebaskan berbagai umat sebagaimana mereka telah dibebaskan, memberi mereka petunjuk dengan cahaya Allah yang juga telah menunjukkan jalan kepada mereka, serta menuntun mereka ke arah kebahagiaan dunia dan akhirat. Mereka tak melampaui batas, tak bertindak zalim, tak sewenang-wenang, dan tidak memperbudak manusia yang telah dilahirkan dalam keadaan merdeka.

Berikut ini daftar nama Khalifah pada masa Khulafaur Rasyidin yang telah membentangkan Cahaya Islam hingga mampu mengalahkan dua Imperium besar pada masa itu ( Romawi dan Persia ), dan membawa manusia pada petunjuk Allah :
  1. Khalifah Abu Bakar Al-Shiddiq ( 11 - 13 H )
  2. Khalifah Umar Ibn Khatthab ( 13 - 23 H )
  3. Khalifah Ustman Ibn 'Affan ( 23 - 35 H )
  4. Khalifah Ali Ibn Abi Thalib ( 35 - 40 H )
Dinasti Umayyah
Ibnu Khaldum mengatakan, "Dinasti Umayyah dan semua informasi tentangnya hendaknya disambungkan dengan informasi-informasi dari kekhalifahan Khulafa'ur Rasyidn, Sebab, yang pertama menyusul yang kedua dalam hal keutamaan,keadilan, dan shuhbah."

Hudhari Bik menyatakan, "Yang paling mengagumkan dari dinasti raksasa ini adalah meskipun diterpa berbagai bencana, fitnah, dan pemberontakan, ia tidak pernah tampak lemah di hadapan umat-umat lain, kecuali pada kesempatan yang jarang sekali.."

Berikut ini Daftar Nama Khalifah pada masa Dinasti Umayyah :
  1. Khalifah Mu'awiyah Ibn Abi Sufyan ( 41 - 60 H )
  2. Khalifah Yazid Ibn Mu'awiyah ( 60 - 64 H )
  3. Khalifah Muawiyah II ( 64 - 64 H ) 3 Bulan Menjadi Khalifah
  4. Abdullah Ibn Zubayr 
  5. Abdul Malik Ibn Marwan
  6. Khalifah Walid Ibn Abdul Malik ( 86 - 96 H )
  7. Khalifah Sulaiman Ibn Abdul Malik ( 96 - 99 H )
  8. Khalifah Umar Ibn Abdul Aziz ( 99 - 101 H )
  9. Khalifah Yazid Ibn Abdul Malik ( 101 - 105 H )
  10. Khalifah Hisyam Ibn Abdul Malik ( 105 - 125 H )
  11. Khalifah Walid Ibn Yazid Ibn Abdul Malik ( 125 - 126 H )
  12. Khalifah Yazid Ibn Walid Ibn Abdul Malik ( 126 - 126 H )
  13. Khalifah Marwan Ibn Hakam ( 127 - 132 H )
Dinasti Abbasiyah
Dinasti Abbasiyah melewati beberapa periode: (1) masa kejayaan, (2) masa kekuasaan militer Turki (3) masa kaum Buwahiyah Syiah, (4) masa kekuasaan kaum Saljuk Turki,dan (5) runtuhnya Baqdad, masuknya Tartar, pindahnya kekhalifahan Abbasiyah ke mesir.

Namun, tidak semua periode di atas akan disebutkan nama Khalifahnya. Nama-nama Khalifah yang akan disebutkan yaitu pada awal munculnya kekhalifahan Abbasiyah hingga runtuhnya di Baqdad. Nama-nama Khalifah Abbasiyah ketika kekuasaan pindah ke mesir tidak akan disebutkan.

Berikut daftar nama-nama Khalifah Abbasiyah :

Periode Pertama Dinasti Abbasiyah
  1. Khalifah Abdullah Ibn Muhammad Ibn Ali Ibn Abdillah Ibn Abbas ( 132 - 136 H )
  2. Khalifah Abu Ja'far Abdillah Ibn Muhammad Ibn Ali ( 136 H - 158 H )
  3. Khalifah Muhammad Al-Mahdi Ibn Al-Manshur ( 158 - 169 H )
  4. Khalifah Musa Al Hadi Ibn Muhammad Ibn Ja'far Al-Manshur ( 169 - 170 H )
  5. Khalifah Harun Al-Rasyid Ibn Muhammad Al-Mahdi ( 170 - 194 H )
  6. Khalifah Muhammad Al-Amin Ibn Harun Al-Rasyid ( 194 - 198 H )
  7. Khalifah Al-Ma'mun Ibn Harun Al-Rasyid ( 198 - 218 H )
  8. Khalifah Al-Mu'tashim Billah Abi Ishaq Muhammad Ibn Al-Rasyid Ibn Al-Mahdi ( 218 - 227 H )
  9. Khalifah Al-Watsiq Billah Abi Ja'far Harun Ibn Al-Mu'tashim Ibn Al-Rasyid ( 227 - 232 H )
  10. Khalifah Al-Mutawakkil 'Alallah Ibn Al-Mu'tashim Ibn Al Rasyid ( 232 - 247 H )
Periode Kedua Dinasti Abbasiyah
  1. Khalifah Muhammad Al-Muntashir Ibn Al-Mu'tashim ( 247 - 248 H )
  2. Khalifah Al-Musta'in Billah Ahmad Ibn Muhammad Al-Mu'tashim Ibn Al-Rasyid ( 248 - 252 H )
  3. Khalifah Abu Abdillah Al-Mu'taz Ibn Al-Mutawakkil Ibn Al-Mu'tashim ( 252 - 255 H )
  4. Khalifah Muhammad Al-Muhtadi Billah Ibn Harun Al-Watsiq Ibn Al-Mu'tashim Ibn Rasyid ( 252 - 256 H )
  5. Khalifah Ahmad Al-Mu'tamid 'Alallah Ibn Al-Mutawakkil Ibn Al-Mu'tashim ( 256 - 279 H )
  6. Khalifah Al-Mu'tadhid Billah Abi Al-'Abbas Ahmad Ibn Ahmad Al-Muwaffaq Thalhah Ibn Al-Mutawakkil Ibn Al-Mu'tashim ( 279 - 289 H )
  7. Khalifah Al-Muktafi Billah Ali Ibn Ahmad Al-Mu'tadhid Ibn Abi Ahmad Ibn Al-Mutawakkil ( 289 - 295 H )
  8. Khalifah Ja'far Al-Muqtadir Billah Ibn Al-Mu'tadhid Ibn Ahmad Ibn Al-Mutawakkil ( 295 - 320 H )
  9. Khalifah Abu Muhammad Al-Qahir Ibn Al-Mu'tadhid Ibn Al-Muwaffaq Thalhah Ibn Al-Mutawakkil ( 320 - 322 H )
  10. Khalifah Al-Radhi Abu Al-'Abbas Ahmad Al-Muqtadir Ibn Ahmad Al-Muwaffaq Thalhah Ibn Al-Mutawakkil ( 322 - 329 H )
  11. Khalifah Al-Muttaqi Lillah Ibn Al-Mu'tamid Ibn Abi Ahmad Al-Muwaffaq ( 329 - 333 H )
Periode Baru Dinasti Abbasiyah ( 334 - 447 H ) Periode Kekuasaan Kaum Buwayhiyah
Pada periode kekuasaan kaum Buwayhiyah, mulai 334 H - 447 H, Dinasti Abbasiyah dipimpin lima khalifah berbeda.
  1. Khalifah Al-Mustakfi Abi Al-Qasim Abdillah Ibn Al-Muktafi Ibn Al-Mu'tadhid ( 333 - 334 H )
  2. Khalifah Al-Fadhl Al-Muthi' Lillah Ibn Al-Muqtadir Ibn Al-Manshur ( 334 - 363 H )
  3. Khalifah Abu Al-Fahdl Abdul Karim Al-Tha'i' Lillah Ibn Al-Muthi' ibn Al-Muqtadir ( 363 - 381 H )
  4. Khalifah Abu Al-'Abbas Ahmad Al-Qadir Billah Ibn Ishak Ibn Al-Muqtadir Ibn Al-Mu'tadhid ( 381 - 422 H )
  5. Khalifah Abu Ja'far Abdillah Al-Qa'im Biamrillah ( 422 - 467 H )
  6. Khalifah Al-Muqtadi Bi Amrillah Abi Al-Qasim Abdillah Ibn Al-Amir Dzakhirah Al-Din ( 467 - 487 H )
  7. Khalifah Abu Al-'Abbas Al-Mustazhhir Billah ( 487 - 512 H )
  8. Khalifah Abu Mashur Al-Fadhl Al-Mustarsyid Billah Ibn Al-Mustazhhir ( 512 - 529 H )
  9. Khalifah Al-Muqtafi Li Amrillah Abi Abdillah Al-Husain Ibn Al-Mustazhhir ( 529 - 555 H )
  10. Khalifah Al-Mustanjid Billah Abi Al-Muzhaffar Yusuf Ibn Al-Muqtafi Liamrillah ( 555 - 566 H )
  11. Khalifah Al-Mustadhi' Bi Amrillah Abi Muhammad Al-Hasan Ibn Al-Mustanjid Billah ( 566 - 575 H )
  12. Khalifah Al-Nashir Li Dinillah Abi Al-'Abbas Ahmad Ibn Al-Mustadhi' Ibn Al-Mustanjid ( 575 - 622 H )
  13. Khalifah Abu Nashr Al-Zhahir Bi Amrillah Muhammad Ibn Al-Nashir ( 622 - 623 H )
  14. Khalifah Al-Mustanshir Billah Abi Ja'far Manshur Ibn Al-Zhahir ( 623 - 640 H )
  15. Khalifah terakhir Dinasti Abbasiyah adalah Abu Ahmad Abdillah Al-Musta'shi Billah Ibn Al-Mustanshir Ibn Al-Zhahir Ibn Al-Nashir Ibn Al-Mustadhi' Ibn Al-Mustanjid Ibn Al-Muqtafi Ibn Al-Mustazhhir Ibn Al-Muqtadi Ibn Al-Qaim Ibn Al-Qadir Ibn Al-Muqtadir Ibn Al-Mu'tadhid Ibn Thalhah Ibn Al-Mutawakkil Ibn Al-Mu'tashim Ibn Al-Rasyid Ibn Al-Mahdi Ibn Al-Mashur ( 623 H - Dibunuh Hulaghu Khan pada Muharram 656 H )
Dinasti Ustmani
Kaum Ustmani berada di medan jihad melawan musuh-musuh Islam selama lebih dari enam abad. Mereka berhasil menaklukkan Konstantinopel setelah sebelumnya sulit ditaklukkan, juga negeri-negeri yang sebelumnya tidak pernah dijajah seorang muslim pun. Penaklukan mereka terus berlanjut hingga menyentuh jantung Eropa. Yunani, Yugoslavia ( Serbia dan Montenegro sekarang ), Bosnia, Herzegovina, Albania, Makedonia, Bulgaria, Rumania, Hongaria, Bessarabya ( Moldova ), Ukraina, Siprus, Rusia, Austria, Polandia, Slovakia, Italia, negara-negara di Asia Kecil ( Turki sekarang ), Armenia, Georgia, dan seluruh negara Kaukasus. Semua negara ini bisa ditaklukkan.

Tentunya seluruh penaklukan tersebut merupakan hasil dari upaya para pemimpina ( Sultan dan Khalifah ) pada masa kejayaan Turki Ustmani. Berikut beberapa nama-nama Sultan dan Khalifah Turki Ustmani :

Masa Kesultanan

  1. Sultan Ustman I ( 699 - 726 H )
  2. Sultan Orhan I ( 726 - 761 H )
  3. Sultan Murad I ( 761 - 791 H )
  4. Sultan Bayazid I ( 791 - 804 H )
  5. Sultan Muhammad I ( 816 - 824 H )
  6. Sultan Murad II ( 824 - 855 H )
  7. Sultan Muhammad Al-Fatih ( Muhammad II ) ( 855 - 886 H )
  8. Sultan Bayazid II ( 886 - 918 H )
Masa Kekhalifahan 
  1. Khalifah Salim I ( 918 - 926 H )
  2. Khalifah Sulaiman I ( 926 - 974 H )
  3. Khalifah Salim II ( 974 - 982 H ) 
  4. Khalifah Murad III ( 982 - 1002 H )
  5. Khalifah Muhammad III ( 1003 - 1012 H )
  6. Khalifah Ahmad I ( 1012 - 1026 H )
  7. Khalifah Mustafa I ( 1026 - 1027 H )
  8. Khalifah Ustman II ( 1027 - 1031 H )
  9. Khalifah Murad IV ( 1032 - 1049 H )
  10. Khalifah Ibrahim I ( 1049 - 1058 H )
  11. Khalifah Muhammad IV ( 1058 - 1099 H )
  12. Khalifah Sulaiman II ( 1099 - 1102 H )
  13. Khalifah Ahmad II ( 1102 - 1106 H )
  14. Khalifah Musthafa II ( 1106 - 1115 H )
  15. Khalifah Ahmad III ( 1115 - 1143 H )
  16. Khlaifah Mahmud I ( 1143 - 1168 H )
  17. Khalifah Ustman II ( 1168 - 1171 H )
  18. Khalifah Musthafa III ( 1171 - 1187 H )
  19. Khalifah Abdul Hamid I ( 1187 - 1203 H )
  20. Khalifah Salim III ( 1203 - 1222 H )
  21. Khalifah Musthafa IV ( 1222 - 1223 H )
  22. Khlaifah Mahmud II ( 1223 - 1255 H )
  23. Khalifah Abdul Majiz I ( 1255 - 1277 H )
  24. Khalifah Abdul Aziz ( 1277 - 1293 H )
  25. Khlaifah Murad V ( 1293 H )
  26. Khalifah Abdul Hamid II ( 1293 - 1328 H )
  27. Khalifah Muhammad V ( 1328 - 1337 H )
  28. Khlaifah Muhammad VI ( 1337 - 1340 H )
  29. Khalifah Abdul Majid II ( 1340 - 1342 H )
Daftar Nama Khalifah di atas merupakan bukti kekuasaan islam hingga berabad-abad lamanya. Kebanyakan Khalifah telah berusaha untuk menyebarkan agama Allah ke seluruh dunia, memberantas kekufuran dan menanam Islam di berbagai wilayah yang telah mereka taklukkan. Dan semoga usaha mereka bisa di balas oleh Allah SWT. Mari kita doakan mereka agar dosa-dosa yang telah mereka lakukan di ampuni oleh Allah SWT.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat semua. Kami sangat mengharapkan saran dan kritikan dari para pembaca agar artikel ini bisa lebih berkualitas dan bisa menambah wawasan pengetahuan para pembaca. Terimakasih.

Daftar Pustaka :
  • www.wikipedia.org
  • A. Ibrahim, Qosim dan A. Saleh, Muhammad.2014. Buku Pintar Sejarah Islam.Jakarta:Zaman
Perhatian !!! Setelah membaca artikel ini diharapkan pembaca agar tidak menjadikan artikel ini sebagai rujukan yang paling benar, carilah artikel lain yang bisa mendukung/menambah hal-hal yang belum tercantun/dituliskan dalam artikel ini. Terimakasih. Jika ada pendapat atau komentar, silahkan masukkan komentar anda di kolom komentar di bawah.

7 Negara Islam Terkaya dan Termakmur di Dunia

Negara Islam Terkaya di Dunia - Saat ini banyak negara yang saling berlomba untuk meningkatkan kekayaan negeri. Meningkatkan kekayaan negara memiliki banyak kelebihan diantaranya untuk memberantas kemiskinan penduduk yang banyak diderita oleh beberapa negara.

Banyak negara yang mengoptimalkan sumber daya yang di miliki untuk bisa menjadikan negara mereka sebagai Negara Kaya. Seperti pemanfaatan sumber daya alam dan pemanfaatan sumber daya manusia.

Kekayaan suatu negara dapat diukur dengan melakukan perbandingan, yakni membandingkan standar hidup penduduk suatu negara secara keseluruhan dengan menggunakan Produk Domestik Bruto ( PDB ) per kapita. Kekayaan negara dilihat dari beberapa indikator seperti biaya hidup relatif, inflasi, serta nilai tukar mata uang suatu negara yang di konversi ke mata uang bersama yaitu Dolar Amerika.

Kebanyakan dari kita sering berkaca kepada bangsa Eropa yang memiliki kemajuan perekonomian luar biasa sehingga lupa bahwa umat muslim juga memiliki negara-negara dengan kekayaan yang bahkan melebihi negara-negara Eropa.

Untuk itu, akan diperkenalkan beberapa Negara Terkaya yang dimana mayoritas penduduk dari negara tersebut adalah muslim. Selain itu, beberapa dari Negara Terkaya ini masuk sebagai nominasi Negara Terkaya di Dunia.

Negara Muslim Terkaya di Dunia

Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, Negara Muslim ini bisa menjadi Negara Terkaya di Dunia dan dijuluki sebagai Negara Petro Dolar. Berikut beberapa Negara Islam Terkaya :

1. Qatar

Qatar merupakan negara kecil yang berada di wilayah semenanjung Arab, teluk Persia. Negara ini berbatasan darat dengan Negara Arab Saudi. Wilayah Qatar sebagian besar terdiri dari gurun tandus dimana selama berabad-abad rakyatnya hanya bergantung pada gembala unta dan ternak lain, serta mencari ikan dan kerang mutiara di Teluk Persia.
Negara Terkaya di Dunia Qatar

Dulu negara Qatar dikenal sebagai negara yang miskin hingga pada tahun 1939, ditemukan cadangan minyak berlimpah di bawah tanah wilayah Qatar sehingga merubah posisinya yang dari negara miskin menjadi Negara Terkaya di Dunia. Sumber kekayaan Qatar berasal dari minyak bumi yang telah di Ekspor ke berbegai negara.

Qatar memiliki mayoritas penduduk muslim dan islam sebagai agama resmi. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa arab dan bahasa inggris. Masyarakat Qatar memiliki tingkat kesejahteraan yang baik. Tersedia pendidikan, pendidikan, makanan, transportasi, dan pakaian gratis. Selain itu, juga tersedia beasiswa bagi yang ingin kuliah di Universitas Qotar di Dhoha.

Qatar memiliki jumlah penduduk yang tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan Indonesia atau negara-negara lain. Populasi penduduk Qatar kurang lebih 2 juta jiwa dengan pendapatan perkapita sebesar $93.965 dengan PDB sebesar $210.002 miliar.

2. Uni Emirat Arab

Negara Islam Kaya berikutnya adalah Uni Emirat Arab sebagai pemilik dari gedung tertinggi di dunia hingga saat ini, Burj Khalifah. Uni Emirat Arab adalah sebuah negara federasi dari tujuh emirat yang kaya akan minyak bumi, yaitu Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras Al-Khaimah, Sharjah, dan Umm Al-Qaiwain.
Negara Terkaya di Dunia UEA

Kekayaan Uni Emirat Arab berasal dari minyak bumi dan gas. Uni Emirat Arab adalah negara penghasil minyak terbesar di timur tengah setelah Arab Saudi dan Iran. Sama halnya dengan Qatar, Uni Emirat Arab yang asalnya adalah negara gurun berevolusi menjadi negara modern dengan taraf hidup yang tinggi sehingga termasuk dari Negara Terkaya di Dunia.

Uni Emirat Arab diperkirakan memiliki 9.157.000 penduduk hingga 2015, dengan mayoritas muslim. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa arab. Negara Kaya ini memiliki pendapatan per kapita hingga $44.770 dengan PDB sebesar $440.181 miliar.

3. Kuwait

Kuwait adalah negara wilayah timur tengah yang memiliki kekayaan minyak pada pesisir teluk persia. Kuwait berbatasan dengan Arab Saudi di sebelah selatan dan Irak di utara. Kuwait dulunya merupakan negara miskin yang jarang di ketahui oleh orang.
Negara Terkaya di Dunia Kuwait

Pada tahun 1930-an, minyak di temukan di Kuwait sehingga merubah tingkat perekonomian negara hingga menjadikan Kuwait sebagai salah satu Negara Terkaya di Dunia. Pendapatan per kapita sebesar $43.103 dengan total PDB $172.350 miliar.

Kuwait dihuni kurang lebih 4 juta penduduk dengan rata-rata mayoritas muslim. Bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa arab. Bahasa inggris juga di gunakan secara luas di beberapa daerah. Kuwait memberikan pendidikan gratis kepada masyarakat dan mengirim mereka ke universitas-universitas luar negeri dengan menggunakan biaya negara.

4. Brunei Darussalam

Negara Islam Terkaya dan Termakmur selanjutnya adalah Brunei Darussalam. Negara ini berbatasan lansung dengan Indonesia yaitu berada di pulau kalimantan yang luas wilayahnya sekitar 5.765 km/segi.

Brunei Darussalam merupakan salah satu negara islam yang memberlakukan sistem hukum islam syar'i. Beberapa bukti yang bisa di ambil adalah di haramkannya miras di negara ini dan bagi orang non-muslim yang masuk ke dalam negara hanya di perbolehkan membawa 2 botol miras saja. Pada tahun 2011 rokok resmi di haramkan oleh sultan brunei.
Negara Terkaya di Dunia Brunei Darussalam

Brunei Darussalam memiliki Indesk Pembangunan Manusia tertinggi di asia tenggara setelah Singapura, sehingga di klasifikasikan sebagai negara maju. Menurut Dana Moneter Internasional bahwa Brunei menempati posisi kelima sebagai negara dengan PDB per kapita yang tinggi di dunia dalam kemampuan berbelanja. Adapun perkiraan PDB negara ini sebesar $15.102 miliar dengan per kapita $36.607.

Sumbangan terbesar kekayaan Brunei berasal dari ladang minyak bumi dan gas yang luas. Hampir setengah pendapatan PDB berasal dari minyak bumi dan gas, sehingga Forbes menjadikan negara ini sebagai Negara Terkaya Kelima dari 182 Negara di dunia.

Bahasa resmi yang di gunakan di negara ini adalah Melayu, namun selain itu kurang lebih 90% penduduk brunei juga fasih dalam berbahasa inggris sebagai bahasa kedua mereka.

5. Bahrain

Negara Kaya selanjutnya berasal dari daerah teluk persia yang berpisah dari Arab Saudi dan Qatar yaitu Bahrain.  Bahrain merupakan kepulauan rata dan bergurun. 92% wilayah Bahrain adalah gurun, sehingga penduduk Bahrain selalu waspada dengan badai pasir.
Negara Terkaya di Dunia Bahrain

Kekayaan alam Bahrain adalah minyak mentah dan gas, serta memilki cadangan ikan yang mencukupi. Tetapi kebanyakan sumber pendapatan bahrain berasal dari produksi dan pemrosesan minyak.

Pertumbuhan ekonomi bahrain adalah yang tercepat pada 2006 menurut Komisi Ekonomi dan PBB Asia Tengah. Bahrain juga mempunyai pasaran ekonomi paling bebas di timur tengah dan berada pada peringkat ke-25 ekonomi paling bebas di dunia.

Bahrain memiliki pendapatan per kapita sebesar $28.272 dan besar PDB sebanyak $33.862 miliar, sehingga cukup membuat Bahrain di daulat sebagai salah satu Negara Terkaya di Dunia.

Agama resmi adalah islam, yaitu sebesar 81% mayoritas muslim, 9% kristen, 9,8% mengamalkan ajaran lain. Bahasa resmi digunakan ialah bahasa arab, selain itu ada juga bahasa persi, bahasa urdu, inggris yang juga di tuturkan sebagian masyarakat Bahrain.

6. Arab Saudi

Negara Terkaya selanjutnya jatuh pada pemilik dua kota suci, Makkah dan Madihan, yaitu Arab Saudi. Arab Saudi merupakan salah satu negara yang terletak di Jazirah Arab dimana sebagian wilahnya di penuhi oleh Gurun, biasa di sebut sebagai gurun Sahara.

Arab saudi dikenal sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu di Makkah. Pertumbuhan dan perkembangan agama Islam-pun di awali di Arab Saudi. Dahulu, wilayah ini dikenal sebagai tempat perdangan terutama di kawasan Hijaz yaitu Yaman, Makkah, Madinah, dan Damaskus. Kebanyakan penduduknya adalah pedagan, petani kurma, dan peternak unta dan domba.

Dari dulu Arab saudi ( terutama Makkah ) di kenal sebagai wilayah yang memberikan pelayanan terhadap umat islam khususnya jama'ah haji yang datang dari berbagai wilayah di dunia. Hingga saat ini juta-an manusia selalu ramai berbondong-bondong datang ke tanah haram ini.
Negara Terkaya di Dunia Arab Saudi


Saat ini, sumber kekayaan Arab Saudi bertumpu pada sektor minyak bumi dan petrokimia sejak di temukannya sumber minyak pada tahun 1938. Pendapatan per kapita $24.454 dengan besar PDB $752.459 miliar, cukup menjadikan negara ini sebagai salah satu Negara Terkaya di Timur Tengah dan Negara Terkaya diantara Negara Islam lainnya.

7. Oman

Negara Oman berada di wilayah pesisir tenggara jazirah arab. Oman berbatasan dengan Arab Saudi di bagian Barat, kemudian Uni Emirat Arab di bagian barat laut, dan yaman di barat daya. Oman pernah menjadi kekuatan kawasan yang moderat, hingga melintasi selat Hormuz, iran, pakistan hingga pesisir tenggara Afrika.
Negara Terkaya di Dunia Oman

Oman juga memiliki kawasan yang indah di bagian pantainya. Banyak wisatawan yang berkunjung untuk menikmati keindahan pantai tersebut.

Sumber kekayaan oman berasal dari pengolahan minyak bumi dan gas. Cadangan minyak bumi Oman hingga 5,5 miliar barel dengan produksi minyak tiap harinya sebesar 800.000 barel. Pemanfaatan ladang gas membuat oman mendapat peringkat ke-28 di seluruh dunia. Pendapat per kapita di oman sebesar $19.002 dengan besar PDB $77.755 miliar. Maka tidak salah lagi jika oman masuk sebagai Negara Islam Terkaya di Dunia.

Kesimpulan

Ternyata Negara kawasan timur-tengah memiliki kekayaan yang luar biasa melebih kawasan-kawasan yang lain di seluruh dunia. Terbukti! bahwa penyumbang kekayaan terbesar dari negara-negara di atas merupakan pemanfaatan sumber daya alam yaitu minyak bumi dan gas sehingga bisa menempatkan mereka sebagai Negara yang kaya raya.

Sebenarnya masih banyak Negara Islam lain yang memiliki Kekayaan sehingga membuat penduduk negara tersebut bisa hidup makmur seperti Negara Turki, Libya, Malaysia, Lebanon, Khazaztan, Iran hingga Tunisia.

Semoga artikel Negara Terkaya di Dunia terutama Negara Islam bisa menambah motivasi belajar untuk bisa meningkat sumber daya manusia demi membuat Negara yang anda tempati bisa menjadi Negara Maju seperti Negara-Negara di atas.

Silahkan bagikan agar bisa menambah pengetahuan teman-teman yang lain. Komentar dan kritikan kami harapkan demi menambah kualitas artikel di Blog Ini
Perhatian !!! Setelah membaca artikel ini diharapkan pembaca agar tidak menjadikan artikel ini sebagai rujukan yang paling benar, carilah artikel lain yang bisa mendukung/menambah hal-hal yang belum tercantun/dituliskan dalam artikel ini. Terimakasih. Jika ada pendapat atau komentar, silahkan masukkan komentar anda di kolom komentar di bawah.